Minggu, 20 September 2009

Again, New Banners

Minggu, September 20, 2009 5 Comments Stored
Again, I made banner for Nakama.
But it's only one, so it will be added as one of the random banners. Check this post if you wanna know the other banners.


ELEVEN SUPERNOVAS yay xD

It's a little weird, I guess...but I don't know where's the wrong thing. Err, maybe the color's too pale. And take a look at Luffy, I haven't removed the text =,=
Fool me..
Also, the design is...weird ~(-_-~)

Eniwei I change my blog banner too. This time I use Devil May Cry 4. Even so, I use quote from DMC 3 there :D
Well, that's my most fave quote, though..
It's more simple than before. No much texts, no much images. I wanna thrust out Dante and Nero so I think if there's too much image or text, it will hinder the main image :3





My old banner


Sabtu, 19 September 2009

NAKAMA New Banners

Sabtu, September 19, 2009 2 Comments Stored
To be honest, it took quite a while time ago since Nakama changed banner to this one. But I was too lazy to write about it here xD
The fist publication (?) was....Aug 2 2009, 04:40 PM
Yea, just tell it's some kind of promotion to catch new members xD

As usual, Nakama use random banner, so I made several banners. I created them with something different, how to say..hell..more artistic *maybe* xD
It's not a square, but it's rounded. Not just A rounded, err, dunno the way to call it =,=
And It's the first time Nakama use this kind of banner. Many members like this design *bullshit xD*, just wish me so I can make something more attractive than this one xD *digetok*

Anyway just visit Nakama Banner Gallery to view our collection.

There're seven...








Kamis, 21 Mei 2009

Otaku

Kamis, Mei 21, 2009 14 Comments Stored
Siapa yang ngerasa otaku?
Atau saya harus ganti pertanyaannya jadi..siapa yang suka ngaku-ngaku otaku?
Baru tau Naruto dikit doang udah ngerasa otaku, baru suka cosplay doang udah ngaku otaku, baru kenal Laruku bentar dibilang otaku, mentang-mentang tau Suzumiya Haruhi No Yuutsu aja ngaku otaku.
What the hell...?!

Well, imej otaku dimata orang Jepang sekarang udah setara kaya Nerd buat orang Amrik. Beda sama Jepang yang mengecap otaku itu aneh bahkan cenderung hikkikomori, orang Amrik yang ngerasa dirinya otaku justru bangga, karena mereka ngerasa tau hal tentang anime / manga lebih banyak dari orang lain meskipun cuma sedikit. Maybe karena hal-hal begituan emang jarang buat culture mereka. Sama kaya orang Indonesia, kita justru bangga klo ada yang dibilang otaku. Kayanya otaku itu gelar tertinggi yang dikasih buat orang gila anime dan ada kebanggaan tersendiri jika menyandangnya. Entah deh ada yang terobsesi jadi Otaking atau nggak (yang nggak tau Otaking, tonton Otaku No Video).

Dan kadang suka sebel sendiri sama orang yang doyang ngomong, "Hei, gw otaku loh" atau "Yah, apa boleh buat, otaku kaya gw udah ga aneh sih jarang bergaul" dan "Gw lebih seneng temenan lewat internet, abis na gw yang otaku ini bleb..bleb..bleb.."

Nyeh! Sombong amat! Seberapa otaku na sih lu?! ~(-_-~)

Daripada otaku, saya lebih suka dibilang Anime Freak karena kesannya lebih netral aja, nggak lebay. Dan daripada otaku, saya lebih meneriman klo dipanggil Nerd

Why? Karena Rain aslinya memang Nerd


Sama lebaynya


O-oke, itu cuma opini pribadi. Sekarang kita ke pengertian otaku itu sendiri...

Source : Animonster #81 December 2005

Apa sih otaku? Sering dengar, tapi artinya kok tidak jelas. Kata Otaku sendiri berarti 'rumahmu' atau 'kamu' dan mempunyai konotasi formal. Jadi aneh jika menggunakan kata 'otaku' dalam pembicaraan sehari-hari dengan teman. Tapi sejak sekitar akhir tahun 70-an, arti dari otaku mulai bergeser. Konon awalnya adalah ketika kalangan penggemar anime/manga ketika bertemu mereka menyapa, "Bolehkan saya melihat koleksi kamu [=otaku]" dengan bahasa yang sopan. Menurut Toshio Okada [salah satu pendiri Gainax, yang kini mendalami budaya otaku], istilah otaku berasal dari kreator Macross [1982], Shoji Kawamori dan Haruhiko Mikimoto yang bekerja di Studio Nue. Keduanya belajar di Universitas Keio [yang dikenal sebagai institusi pendidikan terhormat], mereka menggunakan kata 'otaku' untuk saling menyapa. Kemudian staff Studio Nue juga turut menggunakan sapaan otaku, hingga menular ke kalangan fans Macross.

Tahun 1983, istilah 'otaku' untuk menyebut fans digunakan dalam artikel Otaku no Kenkyu dalam majalan Manga Burikko yang ditulis oleh jurnalis Akio Nakamori. Ia menyebut fans sebagai otaku-zoku [generasi otaku] dan menulis bahwa otaku itu anti sosial, tertutup dan aneh. Istilah otaku itu semakin negatif ketika kasus pembunuhan 4 orang anak perempuan oleh Tsutomu Miyazaki tahun 1989 membuka fakta bahwa Miyazaki adalah seorang 'otaku' yang tidak dapat memisahkan antara kenyataan dengan khayalan yang ia konsumsi melalui manga dan anime [yang kebanyakan mengandung unsur pornografi/hentai dan kekerasan].

Terlepas dari stereotyping dan kasus yang dikaitkan dengan definisi otaku, sebenarnya otaku tidak terbatas pada anime dan manga saja. Di Jepang label otaku bisa diberikan bagi orang yang tergila-gila pada artis, game, militia [hal-hal yang berbau militer], kaiju [monster seperti Godzilla, dll], cosplay, imperial [hal-hal yang berhubungan dengan kekaisaran Jepang sejak zaman kuno], dll. Bukankah itu sama saja dengan fandom apapun di seluruh dunia? Fans sepak bola, penyuka mobil balap, Harry Potter, dsb. Intinya, otaku adalah sebutan untuk orang yang sangat menggemari sesuatu. Tetapi, berbeda dengan fans pada umumnya, otaku mempunyai arti yang lebih spesifik [juga karena pergeseran budaya di sana]. Otaku adalah fans berat dan fanatik, yang sering kali [walau tidak semua] juga berperilaku tertutup dan tidak mudah bersosialisasi. Otaku lebih nyaman berhubungan dengan sesama otaku atau dengan objek yang disukainya [misalnya anime, manga, game]. Dengan segala kecanggihan tekhnologi di Jepang, otaku lebih sering berhubungan dengan sesama otaku melalui internet, tanpa kenal nama asli maupun sosok orang yang sebenarnya. Mereka bertukar informasi karena bagi otaku, informasi adalah segalanya. Sekecil dan sesepele apapun informasi itu, yang penting mereka tahu. Adalah kebanggaan bila tahu suatu informasi yang tidak/belum diketahui oleh orang lain atau sesama otaku. Jadi bagi otaku, nama anjing peliharaan mangaka favoritnya atau pekerjaan ayah artis idolanya itu sangat penting. Informasi juga menjadi ukuran seberapa hebat dirinya sebagai otaku. Karena itu para otaku sering disebut sebagai maniak karena kesukaan mereka pada sesuatu benar-benar total.

Sayangnya, karena sebagian otaku ini bersikap anti sosial, tertutup, dan nampak aneh bagi orang-orang yang non-otaku, jadilah anggapan umum bahwa otaku adalah buruk. Hal ini juga didukung oleh perilaku kriminal ataupun kelainan jiwa dari tidak sedikit otaku yang membuat definisi otaku semakin negatif. Label otaku sekelas dengan "nerd" di Amerika Serikat [USA] yang dinilai tidak dapat berlaku sewajarnya di lingkungannya. Namun di USA sendiri, label otaku justru disandang dengan penuh rasa bangga oleh penggemar anime/manga. Karena anime/manga masih menjadi hobi yang jarang, fans merasa diri mereka unik dan bangga menjadi 'otaku' yang tahu lebih banyak soal anime/manga daripada orang lain. Bagi fans di Indonesia, sedikit banyak sama dengan fans USA yang bangga menjadi otaku karena tidak tahu di Jepang istilah otaku mempunyai arti yang cenderung negatif.

Untuk istilah otaku, karena tahu pada walnya arti otaku tidak mengandung unsur negatif, rasanya sah-sah saja menyebut fans yang memang tahu banyak soal anime, manga, atau J-music sebagai otaku. Tapi itu hanya untuk membedakan antara fans yang kadarnya biasa-biasa saja dengan hardcore fans/fans berat. Apalagi kalau fans itu tidak melakukan sesuatu yang buruk.

Artikel ini memang terlalu pendek untuk menjabarkan apa arti otaku sesungguhnya dari berbagai aspek. Tetapi yang penting, otaku bukan sesuatu yang mati. Otaku bisa berkembang dan bergeser artinya dipengaruhi oleh perilaku orang yang menjadi subjeknya, yaitu kamu sendiri. Terserah kemana fans akan membawanya, apakah ke arah yang positif, atau justru membuatnya semakin negatif?

Disconnected

Kamis, Mei 21, 2009 0 Comments Stored
I want to talk to someone..
Who can I talk to?

Are the memories so disjointed?
And, when did I get this head wound?
I just..I mean..I feel so Disconnected..
I don't think there's anything keeping me grounded here.
If I'm not grounded, I'll just dissapear, right?
I'm not connected, I'm not connected to anybody..

So why do I exsist?
Why am I alive?
When I thought about this I could find no answer.
But as you live you need a reason, otherwise it's the same as being dead..

If there's no one left to replace me, then I willl take that regular daily life and uninstall.
I'm devoid of any feelings, excepted an impulse to destroy everythng and anything.
It came from beyond the extreme reaches of our reality.
It came to laugh at my naive existence.

I have no choice but to pretend that I'm a warrior who knows no fear.

Minggu, 12 April 2009

[L]ain Script

Minggu, April 12, 2009 6 Comments Stored
void main ()
{
int globalx, temp, [L]ain;
bool condition = false;
int reality = reality - [L]ain
count<<"Why are you crying?"<<endl;
count<<"Because you deleted youself from everybody's memory?"<<endl;
if (float hurt == 0 && float hate == 0){
[L]ain++}
count<<"Information of dead people won't leak from the wired again."<<end;
double dead = 0;
while (world == right){
count<<"So [L]ain doesn't need to be."<<endl;
count<<"You wished so."<<endl;}
[L]ain = isgood {int [L]ain, int denial, float truth)
}

void isgood (int&, int&, float&)
{
int hate;
cin>>hate
count<<"Even if you don't like it, it is [L]ain. It is me. You know it."<<endl;
int *lain2 - lain1;
[L]ain = nothuman;
cin>>denial
count<<"It's easier to be a goddess."<<endl;
count<<"I think it's easier than being human."<<endl;
count<<"You don't need to do anything. You should only be and watch."<<endl;
count<<"Nobody looks down on [L]ain. Nobody hates [L]ain."<<endl;
float otherhate--;
count<<"Well, [L]ain, you should start again. Because you reseted them"<<endl;
int rage;
cin>>rage;
[L]ain2 = null;
cin>>Who_am_I;
return;
}

Selasa, 24 Februari 2009

How to make a spoiler button (versi 3)

Selasa, Februari 24, 2009 8 Comments Stored
Aye-aye..
At [L]ast, sampai pada tutor terakhir tentang spoil button >_<
Err, I mean, I HOPE ini tutor terakhir tentang spoil button Dx

Apa yang bikin beda sama spoil versi 2?
Well, button kedua na na sama-sama nggak akan ilang pas di'klik.
BEDA NA!!! Woi Dx
Ngg, klo versi 2, tulisan di button pas di'klik sama udah di'klik kan sama.
Klo versi 3, beda (???)
*Bingung sendiri cara ngomong na*

Se-seperti biasa, langsung praktek saja..

Kode na..



Hasil na..



Sekarang ngerti kan apa yang dimaksud sama "tulisan di button pas di'klik sama udah di'klik beda"? *smirk*

Perhatiin, tulisan Show Spoiler na, ada dua. Bisa aja sih salah satu na diganti. Tapi biar nggak ribet, klo pun kamu mau ganti, mending tulisan dua itu samain. Tulisan Hide spoiler na juga bisa diganti, tapi yang ini bedain sama yang dua tadi :)


Senin, 23 Februari 2009

How to make a spoiler button (versi 2)

Senin, Februari 23, 2009 2 Comments Stored
Yay!
Finally, sampai pada another stupid tutorial from Rain :D
Btw sori buat shino, tutor na telat. Pas tutor spoil pertama itu beres dibikin n diposting, tau na kamu udah pasang begituan di blog kamu =,=
Ja-jadi buat apa aku bikin tutor *nangis guling-guling*

Masih melanjutkan postingan sebelum na, kita bikin spoiler button lagi.
Lagi? Nggak kok, nggak akan sama tapi na..
Klo spoil yang kemarin itu kan pas di klik button na langsung ilang, tapi yang ini nggak.
Binun? Saiaa juga =,=
Langsung praktek aja --'

Kode na...



And it's time for, HENSHIN!!!
Beginilah hasil na.




Ba-bagaimana?
Lebih advance dari spoil yang dulu, kan? *sparklin*

Sama, klo nggak mau pake border, ganti aja style border na jadi 0px.




Heran, kok bisa ya aku serajin ini sampai bikin tutor x(
Yadda..yadda..
Dan di dunia ini nggak ada yang gratis.
Kasih komen klo udah baca --'



Minggu, 22 Februari 2009

How to make a spoiler button (versi 1)

Minggu, Februari 22, 2009 1 Comment Stored
Yo^^..
Welcome to the stupid tutorial from Rain :)
This tutor dedicated for my Nakama, shinobu yang mina dibikin beginian^^ (maaf sempet bilang males, ohckck)
Buat bikin spoiler button, tinggal pake kode ini..




Klo kode diatas dipake, hasil na bakal kaya gini..




Tinggal edit-edit aja bagian yang butuh diedit --'
Ngomong-ngomong aku pake font Tahoma ukuran 11px buat spoil diatas.
Trus klo mau, pakein aja tag center diawal kode spoil biar keliatan lebih proporsional. Itu bakal bikin semua tulisan jadi ada ditengah

Ta-tapi klo pengen button na ada di tengah tapi isi spoil na tetep dipinggir, pake kode ini.




The result..




Karena template blog aku warna na item, maka na border na putih =,=
Klo nggak mau putih, liat bagian <div style="border: 1px" solid white>. Si white na ganti sama warna yang kamu mau.
Eh, biar bener-bener kaya spoil, ilangin aja border yang di pinggir na :D
Tinggal ubah bagian <div style="border: 1px">, border na ganti sama 0px.


Ngg, aku yakin sih semua orang udah tau gimana cara na bikin spoil kaya gini.
Jadi klo ada yang komen klo tutor ini nggak guna, aku maklum =,=


[L]ain Disconnected © 2008 - | Powered by Blogger | Read Disclaimer