Saturday, March 26, 2011

Klo Char Eyeshield 21 Beneran Ada, Inilah Mereka

Saturday, March 26, 2011 20 Comments Stored
Jangan males duluan sebelum nonton.
Karena video yang ini beneran sangat awesome
Honest.



  1. Diawal kita disuguhkan dengan kekuatan tangan dari Trident Tackle-nya Shin yang mampu menembus dinding baja, eh triplek itu. Kekuatan yang awesome.

  2. Next. Dua bola yang dilepar bersamaan terbelah menjadi dua jalur di udara. Lemparan ajaib kaya gini emang cuma bisa dilakukan sama si setan Hiruma yang banyak akal.

  3. Catcher nih. Pantesnya dia jadi Tetsuma. Bola terakhir itu lho, cepet banget. Dia dengan entengnya nangkep itu bola. Udah kaya Tetsuma si manusia lokomotif itu klo lagi catch tembakan super cepat dari Kid.

  4. Quarterback latihan pass. Hm....siapa ya orang ini? Kayanya satu-satunya player bishoujo Karin Koizumi pas deh. Kemampuan lemparan yang super akurat dan mudah ditangkap itu membuat dia jadi 1st String di Teikoku Gakuen Alexanders. Anggep aja ini versi cowonya ._.

  5. Catcher lagi nih. Kayanya yang ini cocok jadi Monta, rada pecicilan gitu sih orangnya. Besides, dia juga catch bola yang datang dari belakang tanpa melihat. Jurus Monta, Devil Backfire cocok nih sama itu orang. *demi apa Monta badannya bisa jadi gede gitu!*

  6. Kicker mantep kaya gini siapa lagi klo bukan Musashi. Meski aslinya kick Musashi rada nggak beraturan, toh ujungnya kick itu selalu tampak awesome dan tepat sasaran. Noh menara lonceng nun jauh disana bisa kena bola dengan pasnya. Sesuai sama julukannya The 60-yard Magnum.

  7. Gaya orang ini ngingetin pose mau lompat ke kolam renang. Kaya Mizumachi yang suka bugil sembarangan itu, yang emang Neptunus-nya Kyoshin Poseidon *eh?*

Tuesday, March 15, 2011

Marry Me? (Marimite Fic) *abal banget*

Tuesday, March 15, 2011 2 Comments Stored
Setelah sekian lama, akhirnya bikin fic lagi. Tapi otak udah tumpul, saking lamanya ga bikin fic. Jadilah karya abal ini.
Terkesan maksa banget *dan memang iya* karena sebenarnya ini tuntutan job review. *matre*
Tidak tahu harus menulis apa, jadi disambungkan dengan fic sadja =A=

Maaf ya menghubungkan fic dengan job review *minta dikuliti hidup-hidup*

Fandom: Maria-sama Ga Miteru *serial shoujo-ai sepanjang masa*



***************************



"Yumi-chaaaan!" hap, dengan sekali lompatan Sei Satou memeluk Fukuzawa Yumi dari belakang. Kontan saja itu membuat Ogasawara Sachiko merengut.

"Aku tidak bisa bernapas, Sei-sama," Yumi berusaha melepaskan pelukan Sei. Nampan teh yang dipegangnya hampir saja jatuh saking kagetnya.

"Hentikan Sei-sama. Tidak sopan", Sachiko menyembunyikan wajah cemberutnya dengan meminum secangkir teh yang baru saja disiapkan Yumi.

Ekspresi itu membuat sifat jahil Sei makin menjadi. Dia menggoda Yumi lebih hebat, membuat Sachiko tambah cemburu.
"Tidak apa kan? Yumi-chan butuh Onee-sama yang bisa memanjakannya seperti ini", Sei mendekatkan wajahnya pada Yumi, hampir mencium, sedangkan sang Rosa Chinesis en Bouton Petit Soeur yang malang berontak sekuat tenaga.

Ditengah pergumulannya, Yumi bisa melihat ekspresi Onee-samanya. Kekesalan dari Kuudere itu tampak jelas. Wajahnya merah padam. Dasar sok cool, dia tidak melakukan apa-apa kecuali menyeruput tehnya sampai habis.

"Ng, ano, Sei-sama...." Yumi menunjuk Sachiko.
Sei mengerti.

"Kau payah Sachiko!" Sei melepaskan pelukannya.
"Melihat soeur-mu diserang orang lain malah diam saja."

"Haruskah aku melakukan sesuatu?"

Kalimat yang cukup membuat Yumi kecewa.

"Tentu saja! Kau Onee-samanya kan?"

"Kuperingatkan pun kau pasti melakukannya lagi." ucapan Sachiko sangat datar.

"Iya sih. Tapi setidaknya jangan seperti itu. Yumi-chan ku yang manis jadi sedih."

Sachiko melirik Yumi. Dia diam. Mereka hanya bertukar pandang tanpa berkata apa-apa.

Yumi memang hapal sifat Onee-samanya yang seperti ini dan sudah terbiasa. Tapi tetap saja, kecewa.

"Tuh kan, bukannya menghibur. Kalau begini terus lama-lama akan kurebut Yumi-chan," Sei kembali memeluk Yumi, menggelitiknya.

"Dasar setan tukang peluk!" Yumi sedikit tersenyum. Meski Sei adalah Sekuhara Oyaji, baginya Rosa Gigantea itu adalah orang pertama yang akan datang menghibur jika dia stres dengan sikap cool Onee-samanya.

"Siapa tahu beberapa tahun lagi undangan pernikahanku dan Yumi akan disebar."

Cukup. Kalimat undangan pernikahan barusan adalah puncaknya. Sachiko berdiri dari kursinya dan menarik tangan Yumi dengan keras.

"Dia milikku!" Yumi tersentak kaget.
"Undangan pernikahan? Hal bodoh apa itu? Kau tidak berhak apa-apa atas dirinya!" Sachiko mendekap Yumi dalam-dalam dan memberikan death glare pada Sei.

Tertegun.
Yumi masih tidak percaya yang dilakukan Onee-samanya.

"Aku Rosa Chinesis en Bouton dan akulah yang berhak atas Soeur ku." Sachiko meradang.

Sei terbahak-bahak.
"Tidak perlu seserius itu kan? Sesekali kau harus rileks. Dan kau juga harus sering menyerang Yumi."

"Lagipula, Sei-sama, kau sudah punya soeur-mu sendiri. Kenapa tidak perlakukan Rosa Gigantea en Bouton seperti kau perlakukan Yumi? Pernahkan kau menggodanya seperti barusan? Menyerang Yumi, apa kau juga pernah menyerang Shimako-san?"

Sei tercekat, tapi masih bisa tersenyum. Dia tidak tersinggung perkataan Sachiko. Hanya saja ketika seseorang mengatakan suatu kebenaran tentang dirimu yang belum kau sadari, kau akan cukup terhantam.

"Memahami perasaan Yumi? Apa kau sudah bisa memahami perasaan Shimako-san?" Sachiko melanjutkan serangan verbalnya.

"Onee-sama," Yumi menekan jari telunjuknya pada bibir Sachiko, membuat gadis berambut biru panjang lurus itu menghentikan ucapannya.
"Gomen nee, Sei-sama. Onee-sama tidak bermaksud."

"Tak apa Yumi-chan. Aku tahu sifat Onee-samamu yang galak ini kok. Tidak usah dipikirkan", Sei menyeringai.
"Omong-omong aku jadi ingin bertemu Shimako. Dimana ya anak itu? Akan kucari," Sei beranjak dan pergi meninggalkan Yamayurikai.
"Oh ya, sampai kapan kalian akan berpelukan seperti itu? ucap Sei sebelum membuka pintu dan menghilang.

Siiingggg~
Suasana di ruangan itu langsung hening. Sachiko tidak tahu apa yang harus dilakukannya setelah ini. Dasar seme tidak berpengalaman.
Dan Yumi, dia lebih memilih menikmati momen langka itu daripada banyak bicara. Dasar uke yang tidak pernah diserang.



**********************************


Ucapan Sachiko terus berputar dalam kepala Sei. Itu cukup membuatnya merasa bersalah pada Shimako. Dan dia tidak tahu harus kemana mencari gadis itu. Atau mungkin dia tahu.

Dibawah pohon sakura. Tempat Sei memberikan rosario, menjadikan Shimako soeur-nya. Dan dia memang ada disana. Duduk dibawah pohon sakura yang berguguran.

"Sedang apa?" Sei duduk disamping Sachiko.

"Onee-sama", Shimako sedikit kaget akan kedatangan Onee-samanya yang tiba-tiba.
"Umh, bukan apa-apa", ucapnya pelan. Seperti biasa.
"Kenapa Onee-sama kemari?"

"Tidak apa-apa. Barusan aku berhasil lagi membuat Sachiko kesal ketika kubahas tentang undangan pernikahan aku dan Yumi."

"oh", hanya itu yang terucap pelan dari bibir mungil Shimako.
"Undangan pernikahan ya."

Senyum di wajah Sei sedikit padam. Lagi-lagi aku tidak bisa memahami perasaan Shimako! Bodohnya.

"Ah lupakan. Hanya becandaan kecil, seperti biasa", cara mengalihkan pembicaraan yang bodoh.

Tak pernah sekalipun Sei melakukan hal-hal bodoh padanya, seperti yang biasa dilakukan pada Yumi. Apa aku semembosankan itu? Dia selalu iri pada Sachiko dan Yumi. Meski Sachiko tampak gengsi, setidaknya semua orang tahu dia menyayangi Yumi. Begitupun sebaliknya. Jika Sei tidak "menggagalkan pernikahan" Shimako dan Sachiko, apa iya Shimako bisa cocok dengan Sachiko? Sementara keduanya sama-sama pendiam. Lebih baik saat itu aku langsung terima rosario Sachiko-sama saja, mungkin Onee-sama juga akan menjadikan Yumi soeur-nya. Aku, jadi soeur-nya atau tidak sama saja. Hanya Yumi yang Onee-sama lihat.

"Hei, Shimako, kau kenapa?" Sei melambai-lambaikan tanggannya didepan wajah Shimako.

Dia hanya menggeleng.

"Kau ingat hari itu ya? Makanya kau kemari."

"Hari itu. Mana mungkin aku lupa?"

"Aku kemari karena aku ingat kau, Shimako."

"Apa?"

"Tentu saja. Bagaimana kalau kita ulangi kejadian hari itu?"

"Bolehkan?"

"Tentu saja", Sei berdiri menarik tangan Shimako.

"Ulangi sama persis dengan hari itu."

"Umm, baik."

"Kumulai."
Aku memintamu untuk menjadi Soeur-ku. Dan kau harus bersedia. Maukah?"

"Tentu saja, Sei-sama. Aku mau."

"Dan", Sei melepaskan rosario yang melingkar di tangan Shimako. Memakaikannya di leher gadis yang lemah lembut bagai boneka itu.
"Shimako Toudo. Maukah kau menikah denganku?"

"Heh?"


[ FIN ]


TAADAAAMMM!!!
Sangat tak meaning.
*dijotos*

Saturday, March 12, 2011

Profil Hysoka

Saturday, March 12, 2011 2 Comments Stored
Nama : Hysoka
Nomor Ryodan : 4
Lahir : 6 Juni
Umur : 28
Nen : Henka (Transformasi / Transformation)
Keahlian : Bungee Gum
Counterpart : Joker
Nomor Ujian Hunter : 44
Seiyuu : Takahashi Hiroki

Penampilan : Penampilannya sangat mencolok, dengan rambut yang warnanya selalu berubah-ubah, make-up ala badut dan kostum yang tak lazim.

Kepribadian : Hysoka adalah tokoh antagonis yang paling menarik dalam serial ini. Ia bertindak sesuai dengan keinginannya sendiri. Tidak ada yang mengetahu asal-usulnya, dan perilakunya selalu penuh teka-teki. Setahun sebelum Gon dkk mengikuti ujian hunter, Hysoka telah mengikutinya terlebih dahulu. Tapi dia didiskualifikasi karena telah membunuh seorang juri dan 20 orang peserta. Setahun kemudian, Hysoka ikut kembali, namun kali ini sebagai juri (setidaknya dia memamggil dirinya sendiri sebagai juri) atas keinginannya sendiri dengan cara membunuh orang-orang yang ia anggap tidak pantas. Disana ia terarik dengan Gon dan memutuskan untuk menjadikan Gon sebagai buruannya.

Tujuan : Hysoka sangat menyukai pertarungan yang sangat mengasyikan. Dia mencari dan bertarung dengan para orang kuat untuk membuktikan bahwa dialah yang terkuat didunia. Inilah alasan kenapa ia mengikuti ujian hunter.
Ia melihat pimpinan Ryidan adalah orang yang layak untuk menjadi lawannya. Karena itu ia memutuskan untuk berpura-pura bergabung dengan Ryodan; demi dapat bertarung dengan Kuroro. Niatnya padam setelah kekuatan nen Kuroro tersegel oleh Curarpikt.

Senjata : Dasarnya dia menggunakan kartu sebagai senjata. Dia dapat mematerialisasinya kapanpun dia mau. Kartu itu setajam pisau karena dilapisi nen dan digunakan untuk mengiris musuhnya. Ketika bosan, dia bermain dengan kartunya, membangun piramid...

Nen : Bertipe Henka (Transformasi / Transformation). Dia mempunyau 2 jurus andalan, Pertama adalah tekstur yang menipu. Sebuah bahan yang mampu menempel dan berubah menjadi bentuk lain sesuai keinginannya dimana tampilannya dapat disesuaikan dengan barang aslinya. Yang kedua adalah transformasi auranya yang disebut Bungee Gum, semacam substansi yang bersifat kenyal tapi juga lengket dan tidak mudah putus. Bungee Gum dapat melar sejauh yang ia mau, tapi mempunyai kekuatan lebih ketika ia menyusut kembali. Ketika Bungee Gum terpisah dari tubuh Hysoka, ia hanya mempunyai kekuatan untuk mengembangkannya sejauh 10 meter saja. Orang yang terkena jurus ini akan menjadi boneka Hysoka. Dia juga memakai ini untuk menyembunyikan lukanya dan mengubah tulisan.
Walapun sangat kuat, Hysoka yang tidak mudah tersulut emosinya ini jarang mengeluarkan segenap kemampuan, kecuali dalam keadaan terdesak.

Friday, March 11, 2011

Virus Suju Menyebar. Untung Nggak Kena.

Friday, March 11, 2011 7 Comments Stored
Kayanya semua orang di sekitar gua lagi tergila-gila sama Super Junior. Gimana nggak, sebagian besar orang-orang di FB dan Twitter pada bahas Suju. Photo albumnya Suju, note-nya Suju, statusnya Suju. Suju dan Suju. Semua Suju. Bosen lama-lama. Ga ada gitu hal lain yang mereka bahas selain itu. Orang yang dulunya cenderung J-lover banting stir jadi K-lover. Yang biasanya di FBnya banyak poto anime/manga beralih jadi Suju. Aura Jepangnya udah nggak ada sama sekali.

Gua sih seneng-seneng aja sama Suju. Gua suka lagu mereka yang Sorry Sorry. Gua akui membernya pada cakep, ganteng, suara bagus. Ga cuma modal tampang buat tenar. Sayangnya ga tau kenapa gua ga bisa suka Suju secara frontal. Yang sampai koleksi all about Suju, note gua dipenuhi quote dan fact member Suju, playlist gua lagu Suju semua, etc. Jadi prajurit ELF yang ikutan perang sama SONE. Anything.
* btw kebeneran, sekarang kebeneran playlist gua lagi muter Sorry Sorry =,= *

Wajar kan klo gua suka suara mereka DOANG? Mereka penyanyi, jadi yang nomer 1 diutamakan is suaranya. Tampang mereka ganteng tapi gua ga bisa suka. Dan gua nggak berusaha bersikap anti kok sama Suju. Netral aja. Yang paling ngefek ke gua tuh Jepang. Gua suka musiknya, apalagi anime plus manganya, novelnya juga. Japan dah.

Contoh Suju sudah mewabah?
Gua pernah liat, cewe dengan jilbab besar yang menutupi separuh badan, pokoknya tipe-tipe muslimah banget gitu, nyanyiin lagu-lagunya Suju dong. Gua kaget aja, yang begitu kan biasanya nyanyiin Hadad Alwi, Opik, dan sejenisnya(entah pikiran gua yang sempit). Eh dia dengan pedenya lantang nyanyiin lagu Suju di depan gua (yang gua ga tau judulnya apa). Ini cewe ga salah nyanyiin Suju?

Dan.
Mereka yang pake baju muslim gombrang dan tidak ketat sama sekali itu, joged-joged sambil nyanyiin lagunya Suju.
Ebuset keren =A=
Kakak-kakak muslimah gaul ._.

Ini bukti klo Suju udah bisa diterima semua kalangan bukan? Bahkan terkesan heroik, Suju bisa mendobrak segala genre dan disukai berbagai tipe orang.
Tapi yang bikin gua penasaran, kenapa, ada apa sebenarnya dengan ELF dan SONE sampe mereka perang dingin? Padahal gua pernah baca, si Euteuk dari Suju malah pengen nikah sama Yoona dari SNSD. Nah tuh orangnya pun akur-akur aja, kok fansnya beringas semua?
*eh itu cara nulis namanya benerin klo gua salah*
Maklumi klo salah. Gua kan bukan fan salah satu dari keduanya. Cuma denger seliwiran.


ELF yang baca jangan tabokin saya.

Thursday, March 10, 2011

My and My Bad Habit, Gampang Tersinggung

Thursday, March 10, 2011 3 Comments Stored
Gua beneran ga suka sama kata Kasian dan Terserah. Ga suka. Asli ga suka.
Ada alesannya, tapi ga penting juga klo gua tulis.

Dan gua jadi gampang tersinggung karena hal sepele gara-gara dua kata sialan ini.

Gua: "Eh pinjem pulpen lu dong. Punya gua abis."
Temen: "Deh kasian amat ni anak orang. Ni da ah pake aje."
Gua: *heck* "Hedeh ga usah dah. Ga jadi. Kasian, kasian. Apaan." (sambil lemparin tu pulpen)
Temen: "Yee napa sih tu anak nyolot amat gitu doang! Ga jelas!"


Gua: "Hadeh lapaaaaar!"
Temen: "Belon makan lu?"
Gua: He'eh dari pagi. Duit abis pula ga bisa jajan."
Temen: "Yaudeh nih makan aje roti gua. Masih baru juga."
Gua: Oh thx yak."
Temen: "Ckck...kasian temen gua."
Gua: *tercekat* "Eh ni dah ga jadi. Ga usah. Ga laper kok." (sambil balikin lagi roti yang udah hampir masuk ke mulut)
Temen: ????


...sepele


Gua: "Dih jadi kita mau kemana dong nih? Mau ke tempat A apa tempat B?"
Temen: "Terserah lu deh gua ngikut. Yang penting asik."
Gua: *terdiam* "Terserah gua nih ye? Yaudah batal aja! Bete gua terserah mulu jawaban lu. Ga konsisten tau ga."
Temen: "Lah kok? Ga asik amat sih lu jadi orang."
Gua: Lah katanya tadi terserah gua. Suka-suka gua kan mau batalin acaranya juga."
Temen: "Yaudah dah terserah lu...." (pergi)



Benci. Pokoknya gua benci.
Gua jadi gampang tersulut emosi klo ada orang yang ngomong dua kata setan barusan.
Ga suka.


*ga nyambung*

Tuesday, March 1, 2011

Genei Ryodan

Tuesday, March 01, 2011 0 Comments Stored
Genei Ryodan

Genei Ryodan "Laba-laba tidak akan mati meskipun kepalanya telah terputus"

Aslinya berasal dari Ryuseigai (city of the Shooting Star), sebuan negara tanpa hukum dan tanpa pemerintahan. Bisa dikatakan bahwa semua yang ada di negara ini secara tertulis tidak pernah ada. Dengan kata lain, Ryuseigai adalah tempat orang-orang terbuang dan tidak diakui yang bahkan keberadaannya pun tidak dicantumkan dalam peta.

Genei Ryodan (Phantom Troupe) adalah kelompok penjahat paling terkenal yang terdiri dari kumpulan badit luar biasa istimewa dan merupakan petarung handal. Curarpikt mencari-cari kelompok ini setelah Ryodan dengan kejamnya membantai klan Kuruta demi mengambil mata merah mereka. Masing-masing mata tersebut bernilai sangat tinggi. Perburuan Curarpikt atas mereka adalah alasan utama dia mengikuti ujian hunter. Ketika Curarpikt telah menguasai nen, dia pergi ke York Shin City dan bekerja sebagai bodyguard karena tahu Ryodan pasti akan muncul disana.

Setelah 2 tahun 3 bulan tidak bertemu, Ryodan memutuskan untuk berkumpul di York Shin City sebelum hari pertama bulan September dengan rencana akan mencuri semua benda yang akan dilelang disana.

Total anggotanya adalah 13 orang. Masing-masing anggota memiliki kemampuan yang hebat dan mempunyai tato bergambar laba-laba berkaki 12. Letaknya sendiri dapat berbeda-beda antar anggota. Setiap anggota mempunyai nomornya sendiri-sendiri dimana nomor tersebut tercantum dalam tato mereka (pada perut sang laba-laba).

Ryodan biasanya bergerak sendiri-sendiri dan tidak belerjasama dengan kelompok lain. Kegiatan mereka didominasi oleh perampokan dan pembunuhan. Setiap anggota Ryodan mempunyai peran masing-masing, ada yang berperan sebagai petarung utama, ada yang berperan dibalik layar. Tapi semuanya bergerak atas perintah sang pemimpin.

Anggota Ryodan telah bekali-kali berganti sejalan dengan waktu. Siapapun dapat bergabung asalkan ia mendapat persetujuan dari pimpinan dan berhasil mengalahkan anggota Ryodan yang lain dan mendapatkan posisinya). Walaupun begitu, pertarungan antara anggota sangat dilarang. Jika seorang anggota dinyatakan hilang, sang pimpinan mempunyai hak untuk menentukan penggantinya. Bisa dikatakan bahwa semua anggota Ryodan adalah sumber daya yang dapat tergantikan, bahkan sang pemimpin sendiri. Walaupun perintah pimpinan adalah prioritas nomor satu, nyawanya adalah prioritas terakhir. Jika pimpinan harus mati, maka Ryodan harus hidup (dengan mencari ketua baru). Tapi hingga kini hal itu tidak pernah terjadi. Sejak awal Ryodan didirikan, pemimpinnya masih tetap sama. Pertikaian diantara anggota kerap kali terjadi dan selalu diselesaikan dengan pelemparan koin (salah satu sisinya adalah laba-laba dan sisi lainnya adalah jaring). Meskipun mereka bertarung dan membunuh dengan bengis, hubungan mereka sudah seperti keluarga.

Seperti asalnya, data tentang para anggota Ryodan juga sama misteriusnya (selain juga karena minimnya data yang diberikan sang mangaka tentunya). Diantara anggota Ryodan sendiri, hanya sedikit orang yang mengetahui kemampuan anggota lainnya. Dalam dunia kegelapan semacam ini, bocornya informasi tentang kemampuan nen seseorang bisa diartikan hidup atau mati.

Karena keberadaan mereka yang dibenci dan tidak diinginkan (juga berbahaya), hadiah bagi yang bisa menangkapnya pun sangat tinggi. Tapi hunter profesional sekalipun ternyata tidak bisa menandingi mereka.


+ Members +

Kuroro | Hysoka | Ubogin | Phinx | Pakunoda | Nobunaga
Shizuku | Shalnark | Franklin | Feitang | Machi | Kurotopi | Bonerenolf




[L]ain Disconnected © 2008 - | Powered by Blogger | Read Disclaimer