Thursday, October 20, 2016

2016. Blog Masih Laku?

Thursday, October 20, 2016 3 Comments Stored
As we all know, sejak boomingnya fenomena artis Yotube, banyak banget penduduk negeri kita tercinta, terutama kaum muda-mudi yang ikut-ikutan. Enggak tau kebelet eksis, cuma latah, atau bener-bener punya materi berbobot yang bisa dijual.

Vlog emang jadi candu tersendiri buat kalangan anak muda. Liat aja, seseorang bisa sekejap menjadi tenar hanya karena dia seorang Vlogger. Udah gitu isi videonya cuma nangis-nangis curhat soal cowok. Damn.

Belum lagi wajah kita keliatan. Yasih namanya juga video, pasti wajahnya kerekam. Dengan begitu kita akan merasa 'tenar'. Dan candu yang paling besar adalah ketenaran. Ngaku aja deh, pasti seneng kan kalo liat wajah sendiri di video? Iming-iming ketenaran instan inilah yang menjadi magnet besar buat anak muda.

Ya intinya anak muda 2K16 KEBANYAKAN maenannya Vlog, bukan Blog. Kebanyakan ya, bukan semuanya. Yang bertahan di blog paling angkatan lama (termasuk gw).

Oke, memang masih banyaaakkk banget yang nulis blog. Tapi orientasinya kebanyakan udah beda. Biasanya mereka ngejar duit karena blognya dipasangin AdSense. As far as i know, blogger yang pure nulis karena memang passionnya makin sedikit.

Lah kan bukannya bagus, turn your passion into profit?

Oke, salah lagi.
Maksud gw yang kontennya lebih ke story telling. Ya blogger angkatan 2009 pasti ngerti lah ya maksudnya gimana.

Dulu blog jenis itu rame banget (termasuk blog yang lagi kalian baca ini). Sekarang pada lari ke Vlog. Cerita sehari-hari yang dulu ditulis dan dibaca sama followers, taun ini berubah jadi tontonan. Dan banyak juga Blogger tenar yang sekarang nyemplung jadi Vlogger. Ya pergeseran teknologi sih emang. Dan gak bisa dipungkiri, video KADANG memang lebih menarik secara visual. Mungkin itu yang bikin anak muda kebanyakan langsung lari ke vlog.

Ngeblog di 2016 masih laku gak sih? Ya masih kalo kata gw. Tapi gak seramai dan sehiruk-pikuk taun 2008-2013.

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top