Thursday, February 4, 2010

Daun Memoar

Thursday, February 04, 2010
kau begitu sulit untuk ku lupakan
kau selalu hadir dalam sela waktu
kau begitu manis menjadi kenangan
kau yang pernah memperindah hari - hariku

dalam malamku kau hadir lagi
setelah siang tadi lelah ku lewati hari
iringi anganku menjelang tidur
gejolak tentangmu terus menggempur
tak bisa ku berpaling agar terlupa
kenangan canda hingar bingari hampa
kau ramaikan sendiriku buat gelisah
adanya bayang bukan wujud buatku resah
senyummu dan tatapan saat berkata
yang buatku sukar untuk menutup mata
ingin semua bisa terulang
ingin yang lalu kembali datang
dan kita lewati lagi saat yang dulu
kau dan aku bersama selalu
temani aku oh ku membutuhkanmu
untuk kau tau takkan mudah tuk hapus bayangmu

kau begitu sulit untuk ku lupakan
kau selalu hadir dalam selawanku
kau begitu manis menjadi kenangan
kau yang pernah memperindah hari - hariku

kaulah yang terbaik
kau ku sayang
di setiap langkah kaki hanya kau yang terbayang
sosok jelita manis cintaku berlabuh
pesona romantika aku pun jatuh
cinta menghantarkan banyak lamunan
lelap terbawa mimpi terjaga di pondok angan
menari - nari kau terbangkan bidadari
kau buka pintu itu dan hatiku berlari
senyummu terbayang terakhir saat itu
sesaat kau jauh aku sanksi tuk bersatu
tapi yakinku dengan anugerah cinta
membawamu kembali tuk merajut cita
ku hanya ingin kau tau rasa yang sesungguhnya
mengalir dalam darah tersimpan dalam dada
manis kemari kau tinggal di sini
janjiku peluk kau hingga malam menemani

kau begitu sulit untuk ku lupakan
kau selalu hadir dalam selawanku
kau begitu manis menjadi kenangan
kau yang pernah memperindah hari-hariku

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top