Thursday, February 4, 2010

Sisi Pinggiran

Thursday, February 04, 2010
Berjalan melewati hari selalu tertahan
Semua hanya berteriak minta satu bahan
Kenyangkan perut yang selalu menjadi halangan
Kalian pemerintah tak pernah rasa kasihan

Biarkan akan saudaramu semakin meradang
Ulah kalian membuat hanya bisa gigit jari dan menahan
Berontak pun tak kuasa semua hilang secara perlahan
Hanya bisa pasrah dan meratapi hari yang tak menentu

Berharap suatu hari semua kan berkumpul menjadi satu
Lembar perang baru yang selalu akan kalian makan
Bersama para dajal berada di sisi kanan
Membuat pesimis kami hanya berteriak sinis

Agar berat kalian selalu terkesan realistis
Mengumbar janji sesumbar berkata ya pasti
Kalian pemerintah yang cuma bisa duduk goyang-goyang kaki
Ini jeritan kami, coba diantara kamu yang kan mati

Hari depan yang cerah kami pertanyakan
Janji indah dahulu hanya manis ucapan
Semua kepalsuan yang kami dapatkan
Janji 'kan bahagia hanya sekedar ucapan

Terhempas saksi lama tak dapatkan hidup layak
Masa depan telah hancur berserak perih terkoyak
Telah dilupakan nasibnya makin jauh terpinggir
Ambisi serakah buatnya makin tersingkir

Dia pernah dijanjikan akan hidup sentosa
Tak kunjung dapatkan janji kosong yang terasa
Semakin saja yang berkuasa nikmat melenggang
Yang kecil pun hanya bisa kencangkan ikat pinggang

Perutnya kosong lapar di negaranya tercinta
Tak bisa berharap banyak pupus sudah cita-cita
Seolah percuma berharap pada janji-janji
Berjuta penderitaan terdengar menyayat hati

Jadi bertanya benarkah sudah merdeka
Guratan nasib terukir dengan jutaan petaka
Salah siapa bila dilakukan apa saja
Karena kecewa penguasa terlena di kursi raja

Hari depan yang cerah kami pertanyakan
Janji indah dahulu hanya manis ucapan
Semua kepalsuan yang kami dapatkan
Janji 'kan bahagia hanya sekedar ucapan

Fuck you, the government

Inilah apa yang kami sebut argumen
Dokumen tuk disulap menjadi satu monumen
Tak ada komplain hanya mendomplain
Atas nama nasional, semua keputusanmu yang tak rasional

Koalisi dan konspirasi
Hanya bahan untuk kuatkan aspirasi
Dan renovasi hanya untuk sanak famili
Kau yang terpilih cobalah lihat sekeliling

Dengarkan, lelah kami bersabar
Sudah kami tersadar, sementara kau masih santai bersandar
Ini ratapan, bukan khayalan
Bukan juga bualan, perubahan satu yang diharapkan

Semua menangis dengan air mata berlinang
Berjuta uang rakyat kau tutupi dalam sidang
Dan saksi hanya terdiam membisu
Dikenyangkan oleh jutaan suapmu

Hari depan yang cerah kami pertanyakan
Janji indah dahulu hanya manis ucapan
Semua kepalsuan yang kami dapatkan
Janji 'kan bahagia hanya sekedar ucapan

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top
Iya, yang gua maksud emang Sherina yang itu. Yang mana? Sherina Munaf penyanyi ntuh lah, yang ultra menyilaukan itu. Siapa lagi. Lah emang doski blogger? Ada ceritanya, Jadi gini...
Di satu sisi nyali gua kepancing buat jabanin tantangan itu. Di sisi lain harga diri nggak ngijinin. Setelah pergumulan sengit, harga diri harus ikhlas derajatnya turun dikit dan ngerelain publikasi poto mengenaskan ini.
FYI masih ada aja beberapa blogger yang nggak tau gender gua cewe apa cowo. Nah poto masa kecil ini bakal memperjelas status kelamin gua di KTP. Gini ceritanya.
Gua update status di twitter kaya gini: "Orang yg baca blog saya biarpun sekejap bisa tau aslinya saya dibanding yg udh temenan lama di FB/Twit". Seorang Timeliner merespon "Saya mengenal baik anda dari apa yang anda tulis, you are what you write".
Gua baru sadar ada satu topik yang hampir nggak pernah dibahas di blog ini. Cinta. Selain Dakota Fanning, bisa dipastiin di lapak gua kagak ada satupun yang berhubungan sama cinta.
Ini dia rapper Indie yang tenar gara-gara lagunya yang ngehina salah satu band Indonesia abis-abisan. Sebenernya dia tenar bukan gara-gara lagu itu doang, tapi karena skill rapnya emang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dijamin kuping kalian bakal dimanjain sama lirik-liriknya yang nggak murahan.
Banyak banget yang pas pertama kenal, entah itu lewat blog, facebook, forum Nakama, atau cuma selewat liat photo, langsung nanya, "Cewe apa cowo sih?" Pertanyaan yang langsung bikin MALESSSS!!!