Thursday, February 4, 2010

Semainkan Kasih

Thursday, February 04, 2010
kalau amarah kian hari terumbar
khilaf insan tak terhadapi oleh sabar
ego wakili sikap untuk bertindak
arogansi hanya jadikan kita budak

kita semua terlahir dalam suci
cemar kala cemburu menumpuk benci
dari rasa kasih kita jauh berlari
hanya ada ambisi yang semata materi

musnah rasa pedulimu ke sesama
enggan harus berdampingan seirama
congkak kepala sembari menangadah
tak kau hirau mereka tengah terundung gundah

duniawi hanya masalah sebentar
habis waktu pada nyawa rohmu akan terlantar
jika tiba nanti waktumu kau hanya sendiri
di atas semua beban pertanggungan kau berdiri

tanamkan di hati rasa cinta
dendam dan selisih pun musnah
tanamkan di hati rasa cinta
dengan kasih dunia kan damai

redakan emosi buatlah jadi tentram
bara api dalam hati buat jadi temaram
hati pun tergontai lelah tebahkan geram
benci ego di hati jangan buat jadi jeram

tunjukkan sifat juga rendahkan kalimat
tuturan bicara pun harus dipikir dengan cermat
sadari lidahmu adalah harimaumu
jadi janganlah asal kau umbar semaumu

satu cipta kita sama tak ada yang rendah
gandeng tangan bersama pasti hidup lebih mudah
tak ada yang di bawah tak ada yang di atas
senjang materi pun jangan celah tak pantas

marilah kita tengok pada sekitar
damai dan setara mari kita hantar
jadi tak ada lagi teman yang terlantar
selama kita berdiri sejajar satu altar

tanamkan di hati rasa cinta
dendam dan selisih pun musnah
tanamkan di hati rasa cinta
dengan kasih dunia kan damai

nyatakan damai adalah cita - cita
redakan amarah dan siramilah dengan cinta
berikan kasih sayang kita kepada mereka
maka sirnalah setiap hati yang terluka

rasakan indah dunia bila saling peduli
hentikan ambisi untuk selalu menguasai
biar dalam damai hidup semuanya terbuai
saling pahami hidup layak pasti kan di tuai

coba saling bantu jika ada yang terjatuh
sesama manusia tak usah jadi musuh
karena sinar kepingan bukan satu pengaruh
damai buat semua rasa benci menjadi luruh

sirna dunia jangan buat diri jadi iri
satu ikhlas dari hati mantap teruslah beri
introspeksi sombong diri harus terus dicari
benahi sikap di tiap sisi lalu sadari

tanamkan di hati rasa cinta
dendam dan selisih pun musnah
tanamkan di hati rasa cinta
dengan kasih dunia kan damai

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top
Iya, yang gua maksud emang Sherina yang itu. Yang mana? Sherina Munaf penyanyi ntuh lah, yang ultra menyilaukan itu. Siapa lagi. Lah emang doski blogger? Ada ceritanya, Jadi gini...
Di satu sisi nyali gua kepancing buat jabanin tantangan itu. Di sisi lain harga diri nggak ngijinin. Setelah pergumulan sengit, harga diri harus ikhlas derajatnya turun dikit dan ngerelain publikasi poto mengenaskan ini.
FYI masih ada aja beberapa blogger yang nggak tau gender gua cewe apa cowo. Nah poto masa kecil ini bakal memperjelas status kelamin gua di KTP. Gini ceritanya.
Gua update status di twitter kaya gini: "Orang yg baca blog saya biarpun sekejap bisa tau aslinya saya dibanding yg udh temenan lama di FB/Twit". Seorang Timeliner merespon "Saya mengenal baik anda dari apa yang anda tulis, you are what you write".
Gua baru sadar ada satu topik yang hampir nggak pernah dibahas di blog ini. Cinta. Selain Dakota Fanning, bisa dipastiin di lapak gua kagak ada satupun yang berhubungan sama cinta.
Ini dia rapper Indie yang tenar gara-gara lagunya yang ngehina salah satu band Indonesia abis-abisan. Sebenernya dia tenar bukan gara-gara lagu itu doang, tapi karena skill rapnya emang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dijamin kuping kalian bakal dimanjain sama lirik-liriknya yang nggak murahan.
Banyak banget yang pas pertama kenal, entah itu lewat blog, facebook, forum Nakama, atau cuma selewat liat photo, langsung nanya, "Cewe apa cowo sih?" Pertanyaan yang langsung bikin MALESSSS!!!