Thursday, February 4, 2010

Memori Hujan

Thursday, February 04, 2010
ku buka jendela saat pagi hujan tiba
kembali ku kenang masa yang tak ku lupa
ketika dulu begitu senang menyambut hujan
telanjang badan resapi dinginnya butiran
berlari tak peduli air menggenang di jalan
melenggang dengan riang di tengah - tengah kumpulan
bersama teman - teman di masa kanak - kanak
dengan becek kaki kotori dinding bapak galak
dengan hati keras ia marah membentang
namun tak peduli ledek jahil berteriak
ia pun datang mengejar tapi tak terkejar
nyaring terdengar bermacam umpatan kasar
kami tak indah kan langkah kami terusi
menuju lapangan dengan rumput tak terurusi
di mana kami bermain bola dengan senangnya
rasa indahku dulu saat hujan tiba

memori indah ku saat hujan datang (hujan yang datang)
meskipun tak terulang kan ku terus ku kenang (tetap terbayang)

giringan bola plastik ditendang bergiliran
kita bersama lanjutkan bermain di lapangan
antara rerumputan yang dipenuhi genangan
tetap tak halangi gesitnya semua berlarian
sesekali gemuruh petir datang menyambar
iringi lari kecil buat jantung sedikit berdebar
namun tak buat gentar kami pun terus melanjutkan
hilang derasnya hujan jangan sampai terlewatkan
berlari telanjang dada dan berteriak keras
cukup buat semua tenaga terus menerus terkuras
hingga tanpa sadar sore hari datang menjelang
derasnya berkurang tanda kami harus pulang
beriringan langkah gontai sambil menunduk lelah
menuju rumah khawatir ibu pasti akan marah
sambil pelan mengendap masuk lewat pintu belakang
oh hujan yang datang kau punya beribu kenang

memori indah ku saat hujan datang (hujan yang datang)
meskipun tak terulang kan ku terus ku kenang (tetap terbayang)

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top
Iya, yang gua maksud emang Sherina yang itu. Yang mana? Sherina Munaf penyanyi ntuh lah, yang ultra menyilaukan itu. Siapa lagi. Lah emang doski blogger? Ada ceritanya, Jadi gini...
Di satu sisi nyali gua kepancing buat jabanin tantangan itu. Di sisi lain harga diri nggak ngijinin. Setelah pergumulan sengit, harga diri harus ikhlas derajatnya turun dikit dan ngerelain publikasi poto mengenaskan ini.
FYI masih ada aja beberapa blogger yang nggak tau gender gua cewe apa cowo. Nah poto masa kecil ini bakal memperjelas status kelamin gua di KTP. Gini ceritanya.
Gua update status di twitter kaya gini: "Orang yg baca blog saya biarpun sekejap bisa tau aslinya saya dibanding yg udh temenan lama di FB/Twit". Seorang Timeliner merespon "Saya mengenal baik anda dari apa yang anda tulis, you are what you write".
Gua baru sadar ada satu topik yang hampir nggak pernah dibahas di blog ini. Cinta. Selain Dakota Fanning, bisa dipastiin di lapak gua kagak ada satupun yang berhubungan sama cinta.
Ini dia rapper Indie yang tenar gara-gara lagunya yang ngehina salah satu band Indonesia abis-abisan. Sebenernya dia tenar bukan gara-gara lagu itu doang, tapi karena skill rapnya emang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dijamin kuping kalian bakal dimanjain sama lirik-liriknya yang nggak murahan.
Banyak banget yang pas pertama kenal, entah itu lewat blog, facebook, forum Nakama, atau cuma selewat liat photo, langsung nanya, "Cewe apa cowo sih?" Pertanyaan yang langsung bikin MALESSSS!!!