Thursday, February 4, 2010

Maaf

Thursday, February 04, 2010
masa ke masa kuberanjak dewasa
kasih ayah dan bunda masih terus kurasa
berkorban selagi bisa tulus luar biasa
mereka selalu beriku cahaya terang senantiasa

ayah, patriot gagah dalam keluarga
suri tauladan yang buat aku bangga
bunda, tulus menyanyangi sepenuh jiwa raga
hangat kasihnya yang buatku selalu terjaga

meskipun kita hidup sebatas apa adanya
namun cukupnya ruang kasih tak perlu ditanya
walaupun tak mewah materi yang kita punya
namun kucuran keringat kalian besar artinya

ribuan jasa kalian tanpa mengharap pamrih
sementara ku cuma terdiam malas kalian telan perih
tuk setiap kepingan rizki yang kalian cari
semoga senantiasa berkat tuhan terus diberi

maafkan aku salah melangkah
buat kalian kecewa
maafkan aku salah melangkah
hati kalian terluka

begitu indah semua terasa manis
kisah ironis bersama kita mampu tepis
dalam lembaran ada tawa bahkan tangis
tuhan telah beriku kisah hidup yang begitu harmonis

bahagia kita hidup dalam kesederhanaan
dibawah atap rumah yang berikan 1 naungan
beribu kisah manis yang telah kalian berikan
serasa tak ingin begitu saja untuk kulewatkan

namun ada banyak hal yang hendak kuutarakan
rasa berdosa yang kian galau dalam fikiran
saat aku terus berbuat banyak khilaf pada kalian
seolah semua itu buat tak layak tuk bisa dimaafkan

apa yang kalian harapkan tak kujalani
seolah semua rintangan buatku tak berani
ternyata hanya malas hinggap dalam diri ini
dan hanya ada rasa penyesalan itu hingga kini

hanya kata maaf yang bisa terucap tuk kalian
tuk bisa tutup semua rasa penyesalan atas semua khilaf lisan dan tindakan

saat amanat hanya kuanggap angin lalu
tiap nasihat dari kalian seolah berlalu
tak kuingat pesan bijak yang terucap slalu
karena diriku terbuai hal yang kurang perlu

kuterlalu mementingkan ego didiri
satu kesalahan yang ternyata tak kusadari
tapi kalian kan selalu beri kasih yang hangat
tak pedulikan telah banyak pedih yang kupahat

ku tau ku memang telah salah melangkah
dan diriku selalu buat bermacam masalah
semoga saja masih terbukakan pintu maaf
atas segala salah dan tindakan yang khilaf

moga ku tak lagi ulangi dosa yang sama
dan kelak kumampu bahagiakan kalian smua
dengan usaha yang kulakukan sekuat tenaga
hingga tiba saat ku buat kalian akan bangga

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top
Iya, yang gua maksud emang Sherina yang itu. Yang mana? Sherina Munaf penyanyi ntuh lah, yang ultra menyilaukan itu. Siapa lagi. Lah emang doski blogger? Ada ceritanya, Jadi gini...
Di satu sisi nyali gua kepancing buat jabanin tantangan itu. Di sisi lain harga diri nggak ngijinin. Setelah pergumulan sengit, harga diri harus ikhlas derajatnya turun dikit dan ngerelain publikasi poto mengenaskan ini.
FYI masih ada aja beberapa blogger yang nggak tau gender gua cewe apa cowo. Nah poto masa kecil ini bakal memperjelas status kelamin gua di KTP. Gini ceritanya.
Gua update status di twitter kaya gini: "Orang yg baca blog saya biarpun sekejap bisa tau aslinya saya dibanding yg udh temenan lama di FB/Twit". Seorang Timeliner merespon "Saya mengenal baik anda dari apa yang anda tulis, you are what you write".
Gua baru sadar ada satu topik yang hampir nggak pernah dibahas di blog ini. Cinta. Selain Dakota Fanning, bisa dipastiin di lapak gua kagak ada satupun yang berhubungan sama cinta.
Ini dia rapper Indie yang tenar gara-gara lagunya yang ngehina salah satu band Indonesia abis-abisan. Sebenernya dia tenar bukan gara-gara lagu itu doang, tapi karena skill rapnya emang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dijamin kuping kalian bakal dimanjain sama lirik-liriknya yang nggak murahan.
Banyak banget yang pas pertama kenal, entah itu lewat blog, facebook, forum Nakama, atau cuma selewat liat photo, langsung nanya, "Cewe apa cowo sih?" Pertanyaan yang langsung bikin MALESSSS!!!