Thursday, February 4, 2010

Jangan Dulu Berjanji

Thursday, February 04, 2010
hari ini mungkin kita boleh bersumpah
bahwa janji tetap kokoh meski di tempah
percaya bahwa semuanya akan berjalan
sesuai dengan hasrat dan kemauan
ternyata banyak terjadi perbedaan
hingga kita harus berdamai dengan kenyataan
ikhrar yang terucap menjadi ingkar
dan sadar janji untuk seiring bumi berputar
tak ada yang abadi termasuk janji
semua hancur karena datang beratnya uji
terkubur semua perkataan menyenangkan
akan impian manis di hari depan
tak terwujudkan suratan berkata lain
takdir memukul jiwa takkan main - main
siapkan diri akan adanya perubahan
jangan pernah takut akan kehilang

jangan dulu berjanji
ada saat berat untuk menepati
jangan dulu berjanji
kita tak tau yang kan terjadi nanti

segala yang telah direncanakan
harus siap untuk hasil mengecewakan
jangan putus asa di saat gagal
bangun dari jatuh seenaknya terjegal
memang tak sembuh total ada bekas luka
hingga perih mengingat akan semua
jadikan pelajaran hasil dari harapan
kadang tak terwujud sama dengan yang di impikan
yang di impikan
ketika badai datang untuk menepikan
maksud pun tak terwujud menjadi batal
cukup fatal untuk meninggalkan rasa gatal
di ruang sukma
karena wangi lisan itu percuma
hanya menggoda di aroma
namun faktanya kecap rasa tak sama

bicara itu mudah pula mengucap janji
ikat diri di sumpah maka wajib menepati
namun manusialah muara luput dan salah
hilang mematah
lisan janji itu terbelah
tergoyah goda kita tampak payah
lemas seolah budak hamba sahaya
walau tak maksud saya mencoba ingkar
namun sakral ikhrar yang kekar tetap terbongkar
maka coba petik ilmu agar terdidik
agar tak asal obral janji yang kan mengusik jiwa
ketika kelak terpaksa alpa
tak mampu jumpa menepati
dosa akan menyapa
percayalah bersumpah,, janji tak semudah bicara saudara
tak sembarang segampang mengarang
karena kan harus lengkapi paragraf yang rumpang

0 Comments Stored:

Post a Comment

[L]ain Disconnected © 2008 - 2016 | Powered by Blogger | Read Disclaimer

Back To Top
Iya, yang gua maksud emang Sherina yang itu. Yang mana? Sherina Munaf penyanyi ntuh lah, yang ultra menyilaukan itu. Siapa lagi. Lah emang doski blogger? Ada ceritanya, Jadi gini...
Di satu sisi nyali gua kepancing buat jabanin tantangan itu. Di sisi lain harga diri nggak ngijinin. Setelah pergumulan sengit, harga diri harus ikhlas derajatnya turun dikit dan ngerelain publikasi poto mengenaskan ini.
FYI masih ada aja beberapa blogger yang nggak tau gender gua cewe apa cowo. Nah poto masa kecil ini bakal memperjelas status kelamin gua di KTP. Gini ceritanya.
Gua update status di twitter kaya gini: "Orang yg baca blog saya biarpun sekejap bisa tau aslinya saya dibanding yg udh temenan lama di FB/Twit". Seorang Timeliner merespon "Saya mengenal baik anda dari apa yang anda tulis, you are what you write".
Gua baru sadar ada satu topik yang hampir nggak pernah dibahas di blog ini. Cinta. Selain Dakota Fanning, bisa dipastiin di lapak gua kagak ada satupun yang berhubungan sama cinta.
Ini dia rapper Indie yang tenar gara-gara lagunya yang ngehina salah satu band Indonesia abis-abisan. Sebenernya dia tenar bukan gara-gara lagu itu doang, tapi karena skill rapnya emang nggak bisa dipandang sebelah mata. Dijamin kuping kalian bakal dimanjain sama lirik-liriknya yang nggak murahan.
Banyak banget yang pas pertama kenal, entah itu lewat blog, facebook, forum Nakama, atau cuma selewat liat photo, langsung nanya, "Cewe apa cowo sih?" Pertanyaan yang langsung bikin MALESSSS!!!